Search blog.co.uk

  • Pengalaman Adalah Guru Terbaik

    Saya mau sharing sebuah cerita, semoga bermanfaat dan memberi
    masukan berharga bagi kita, bahwa kesuksesan dan keberhasilan itu
    memang harus di perjuangkan dan tidak datang dengan tiba-tiba.

    Silahkan menjawab pertanyaan dibawah sebagai awal dari sebuah
    cerita...

    Pertanyaan pertama : siapa yang MAU menjadi kaya ?
    Semua orang pasti akan angkat tangan.

    Pertanyaan kedua : siapa yang BERUSAHA utk menjadi kaya ? Hanya
    sebagian saja yang angkat tangan.

    Pertanyaan ketiga : Siapa yang SUDAH kaya ?
    Jumlah yang angkat tangan lebih sedikit lagi.

    Apa yang salah disini ?

    Pada pertanyaan pertama, orang hanya ditawari saja suatu keadaan.
    Tidak sulit, karena mereka tinggal bilang mau atau tidak. Pada
    pertanyaan kedua, sudah menjurus ke tindakan yang akan anda lakukan
    untuk mencapai pertanyaan pertama tersebut. Disini orang yang
    menjawab positif tidak sebanyak di pertanyaan pertama. Macam-macam
    penyebabnya. Mengapa ?

    Orang mau kaya secara cepat, kalau bisa secara instan tanpa perlu
    bekerja keras. Alasan kedua, mereka mau bekerja keras, tapi "not in
    the right track" sehingga kerja keras mereka tidak membuahkan hasil
    sesuai yang diharapkan. Alasan ketiga, mereka tidak tahu harus
    memulai dari mana, alasan terakhir mereka merasa cukup hidup yang
    biasa-biasa saja, tidak perlu terlalu ambisius."Ora usah ngoyo",
    begitu kata orang jawa.

    Pada pertanyaan ketiga adalah pada hasil, apakah hasil kerja anda di
    pertanyaan kedua membuahkan hasil yang memuaskan. Hanya orang yang
    sudah berhasil di pertanyaan kedua yang bisa ikut angkat tangan
    disini. Sebenarnya, gimana sih cara untuk menjadi kaya, terutama
    secara mudah kalau bisa ? saya juga mau ^_^

    Ada beberapa cara untuk kaya secara mudah. Yang pertama adalah lahir
    sebagai anak orang kaya. Jadi berbahagialah anda yang lahir dengn
    nama belakang Onasis dan Hilton. Karena begitu lahir anda cukup
    angkat tangan untuk menjawab pertanyaan ketiga saja.

    Yang kedua adalah Kawin dengan anak orang kaya. Namun apabila anda
    sudah menikah dan tidak mendapatkan "kesempatan" ini, anda bisa
    dengan cara ketiga, yaitu mempunyai menantu orang kaya. Masih ada
    beberapa cara lain, namun yang berikut lebih mengandalkan dewi
    fortuna, misalnya anda menang undian atau dapat warisan mendadak
    dari keluarga. Kalau dari semua cara tersebut anda tidak berhasil,
    berarti anda memang harus menggapai melalui jalur kerja keras.

    Cara ketiga yang menarik dan Halal. Bertemu dengan orang yang tepat.
    Kerja keras (hard work) saja tidak menjamin orang menjadi kaya.
    Perlu juga di imbangi dengan kerja cerdas (smart work). Orang yang
    tepat adalah orang yang bersedia menjadi mentor kita, serta mau
    membimbing kita. Tentunya dia sendiri juga sudah kaya, jadi
    bimbingan yang diberikan bukan cuma teori saja, tapi juga
    pengalaman. Pengalaman itu mahal harganya, karena dengan belajar
    dari pengalaman orang lain anda akan terhindar dari "lubang jebakan"
    kegagalan.

    Dalam kehidupan sehari-hari ini, seperti apa sih orang yang tepat
    itu ? tidak mudah memang menemukan orang yang tepat. kalaupun
    misalnya anda sudah ketemu denga orangnya. belum tentu juga dia mau
    membimbing anda. Orang yang tepat tidaklah selalu membimbing anda
    secara langsung, bisa juga teknik, sistem, prinsip, kisah sukses
    orang lain, tokoh idola, maupun suatu kebijaksanaan (wisdom).

    Tidak usah berfikir terlalu rumit, mulailah dari sekitar anda saja.
    Adakah suatu kebijakan atau seseorang yang sudah sukses yang bisa
    anda contoh ? kalau ada cobalah untuk mengamati bagaimana proses
    yang dia lakukan selama ini.

    Lalu bagaimana mengetahui bahwa prinsip atau mentor yang akan kita
    contoh itu tepat? Just Do It, seperti kata Nike.Lakukan saja. Dan,
    jangan pula takut gagal, karena kita akan lebih banyak belajar dari
    kegagalan daripada keberhasilan. tidak ada kesuksesan tanpa
    kegagalan ataupun pengorbanan. Kita bisa belajar banyak dari mentor
    ataupun pengalaman orang -orang sukses bagaimana mereka mencapainya.

    Semoga Bermanfaat

  • piring pinjaman

    Ruh manusia ibarat piring pinjaman, Bila kita meminjam piring maka setelah digunakan ada 3 keadaan. Jika piring itu dicuci dahulu sebelum dikembalikan dan kembali bersih berkilau maka oleh orang yang meminjamkan akan langsung dimasukan ke dalam rak piring. Keadaan kedua, jika piring pinjaman itu dikembalikan kepada pemilikinya dalam keadaan kotor dan belum dicuci maka oleh pemiliknya akan dicuci terlebih dahulu sebelum di simpan di rak . Keadaan yang ke tiga jika piring pinjaman itu rusak ( pecah ) dan kotor maka si pemilik piring akan marah dan langsung membuang piring itu.

    Piring itu ibarat ruh kita, sedangkan pemiliknya adalah Allah Swt, Jika ruh seseorang saat menghadap Allah Swt. dalam keadaan bersih dari kotoran syirik, dosa dan maksiat, maka Allah Swt, akan langsung meletakan ruh tersebut didalam syurga. Jika ruh seseorang saat menghadaP Allah Swt. itu kotor maka Allah Swt., akan mencucinya terlebih dahulu di neraka dan setelah bersih dari kotoran dosa dan Maksiat maka ruh itu pun akan diletakkan di dalam syurga. Tapi seandainya ruh seseorang itu penuh dengan kecacatan seperti , kafir, munafiq, murtad serta bergelimang dosa dan maksiat maka Allah Swt, akan langsung melemparkannya ke dalam neraka Jahanam.

    Sekarang kita tanya pada diri kita masing-masing kira–kira seperti apa perlakuan Allah Swt kelak, apa seperti piring yang ketiga yang langsung di buang tanpa harus dicuci dulu? Seberapa banyak persiapan yang kita bawa ketika menghadap Allah Swt, sehingga kita tidak harus lagi dicuci di dalam neraka.

    Keadaan kita saat ini diibaratkan seperti kambing-kambing yang akan disembeli pada waktu Idul Adha/hari raya qurban. Setiap kambing yang akan disembeli diberi nomor undian di leharnya, kemudian nanti dipanggil berdasarkan nomor urut penyembelian. Ketika kambing nomor satu dipanggil untuk disembeli, kambing yang bernomor leher dua tenang-tenang saja. Ia asik memakan rumput-rumputan yang disediakan panitia qurban. Padahal tidak lama kemudia nomornya akan dipanggil untuk disembelih. Begitulah juga hal tersebut akan terjadi dengan kambing-kambing yang lainnya yang pada gilirannya, mereka akan disembeli juga. Dan itu pasti!

    Memang benar petunjuk Illahi yang disampaikan melalui lisan para Nabi bahwa tanda kecelakaan manusia ditandai dengan matinya hati. Sehingga pada hari ini beratus-ratus ceramah, pengajian dan nasehat tentang kematian disampaikan tetapi manusia tetap takut mati dan tidak bersedia menghadapai kematian. Hati menjadi keras dan tidak peduli dengan kematian. Lebih ironis lagi, setiap hari ada berita tentang kematian : saudara , teman, atau tetangga meninggal dunia tetapi seolah-olah kita berfikir bahwa yang mati itu orang lain bukan kita. Benar sekali sabda Rasulullah Saw. bahwa orang yang pintar salah satunya adalah yang beramal ( berbekal ) untuk kehidupan sesudah mati. Memang kematian itu bukan berdasarkan nomor urut tetapi berdasarkan nomor cabut. Maka dari itu bersiaplah menghadapi yang namanya kematian, karena pasti dan pasti kita akan mengalaminya kelak, mungkin hari ini , besok atau entah kapan karena untuk perkara ini hanya Allah Swt yang maha mengetahuinya.

    hafidz

  • MTA

    majlis tafsir al quran

    adalah suatu lembaga pengajian yang berusaha mengkaji al quran dan hadits secara mendalam, dan mengamalkannya secara berjamaah. Kini MTA telah berkembang pesat.MTA sendiri berpusat di Solo, Indonesia.

  • ayoo ngajii

    islam adalah agama yang indah, damai, tetapi banyak orang islam sendiri yang tidak tahu akan islam itu sendiri. sehingga islam dinodai dengan kekerasan, kebrutalan, pencampuradukan agama, dan masih banyak lagi. islam pada dasarnya mudah tetapi jangan dipermudah dan jangan dipersulit. terkadang banyak umat islam sendiri mempersulit agamanya sendiri, contohnya mengadakan acara-acara kematian ( 7 ari, 100 hari) yang pada dasarnya tidak ada dalam islam. mengapa…???karena banyak islam yang tidak mau mengkaji islam secara murni. oleh karena itu marilah mengkaji islam dari sumbernya langsung, yaitu Quran dan Hadits.

About me
Friends (0)

The friend list is empty.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.